SELAMAT DATANG, SUGENG RAWUH, WILUJENG SUMPING, WELCOME

Blog ini dibuat dengan berdasar keingintahuan dan minat terhadap perkembangan IT. Bila masih banyak kekurangannya mohon dimaafkan dan bila berkenan dapat memberikan masukan guna perbaikan kedepannya. Bimbingan dari sesama blogger sangat saya nantikan... trims.

Selasa, 29 Agustus 2017

Cara Alami Mengobati Radang Tenggorokan

Meskipun bukan penyakit yang berbahaya ataupun menular, namun radang tenggorokan sangat mengganggu dan membuat tenggorokan kita tidak nyaman. Cara mengobati sakit tenggorokan sebenarnya sangat mudah. Memang benar jika radang tenggorokan bisa sembuh sendiri tanpa kita obati. Namun pastinya membutuhkan waktu yang lumayan lama. Maka dari itu buat Anda yang ingin menghilangkan radang tenggorokan cepat, Anda bisa mencoba tips yang akan kami bagikan. Menggunakan bahan alami disekitar kita yang mudah didapatkan dan harganya murah. Jadi lumayan untuk menghemat pengeluaran Anda.

Cara mengatasi sakit tenggorokan tradisional merupakan warisan leluhur kita. Cara ini sudah terbukti ampuh dan masih bisa kita rasakan manfaatnya. Bahan alami yang kita gunakan juga tidak menimbulkan efek samping, jadi tidak perlu ragu lagi untuk mencoba cara mengobati radang tenggorokan secara alami.

Penyebab sakit radang tenggorokan
Sakit tenggorokan pasti ada penyebabnya. Dengan mengetahui penyebabnya, diharapkan bisa mencegah radang tenggorokan muncul. Ada beberapa penyebab sakit tenggorokan, berikut diantaranya:

  1. Terlalu banyak makan-makanan berminyak seperti gorengan atau masakan yang menggunakan banyak minyak
  2. Terlalu banyak makan makanan manis atau pedas
  3. Perubahan musim disertai rendahnya daya tahan tubuh
  4. Terinfeksi bakteri streptococcus yang ditularkan oleh orang yang sedang bersin atau batuk.
Memiliki sakit tenggorokan pastinya sangat tidak nyaman. Radang tenggorokan akan membuat kita sulit menelan makanan, karena terasa mengganjal dan sakit saat ada makanan yang masuk. Untuk bicara saja juga terasa sakit dan terasa gatal namun tidak bisa digaruk. Namun tidak perlu panik, kami akan berbagi solusi mengobati radang tenggorokan. Dari pengalaman kami, hanya butuh 1 hari untuk menghilangkan sakit tenggorokan. Pastinya hasil akan berbeda-beda untuk setiap orang, tergantung tingkat sakitnya dan juga daya tahan tubuh. Simak selengkapnya cara mengobati sakit tenggorokan alami dan cepat.

1. Jeruk nipis atau lemon
Jeruk nipis dan lemon merupakan pilihan pertama untuk mengobati sakit tenggorokan. Kedua buah ini mengandung vitamin c dalam jumlah tinggi dibanding buah lainnya. Cara tradisional ini sudah diwariskan sejak dahulu, jadi jangan ditanya lagi soal keampuhannya. Berikut selengkapnya;

Cara mengobati sakit tenggorokan dengan jeruk nipis dan lemon
  1. Siapkan satu gelas air hangat
  2. Belah jeruk menjadi dua bagian
  3. Peras setengah bagian jeruk pada air hangat
  4. Minum langsung, untuk lebih efektif lakukan menjelang tidur
Berdasarkan pengalaman sakit tenggorokan akan mereda pada pagi harinya. Jeruk nipis dan lemon selain membantu mengobati radang, juga akan menetralkan tubuh membersihkannya dari racun jahat. Jadi mengkonsumsi jaruk hangat setiap hari menyehatkan tubuh dan mendetoksifikasi racun didalamnya.

2. Madu
Madu merupakan makanan yang unik. Madu mengandung banyak sekali manfaat bagi tubuh kita. Konsumsi madu setiap hari akan membantu meningkatkan kekebalan tubuh, selain itu mengkonsumsi madu saat sakit tenggorokan akan menyembuhkan radang secara cepat. Cukup 2 sendok madu pada pagi hari dan menjelang tidur, radang tenggorokan Anda akan segera membaik.

3. Daun sirih
Pasti banyak yang belum tahu bahwa daun sirih dapat kita gunakan untuk menyembuhkan sakit tenggorokan. Daun sirih mengandung ant-bakterial dan anti kuman. Daun sirih terbukti ampuh dapat mengurangi peradangan. Cara menggunakannya juga sangat mudah. Cukup rendam 3 lembar daun sirih pada air hangat. DIamkan selama 20 menit, kemudian perah daun sirih agar semua sari-sarinya tercampur dengan air hangat. Minum hasil perahan daun sirih ini pada pagi dan menjelang tidur. Dalam 2 hari biasanya radang tenggorokan sudah sembuh total.

4. Jahe
Menggunakan jahe untuk mengobati sakit tenggorokan bukan cara baru lagi. Minum jahe hangat, lebih baik tidak menambahkan gula. Namun jika harus, gunakan gula aren atau gula jawa.

5. Perbanyak minum air putih
Cara yang terakhir merupakan cara yang paling mudah. Konsumsi air lebih banyak akan membantu mengatasi radang tenggorokan. karena radang tenggorokan membuat tenggorokan kita membengkak dan kering. Jadi dengan rutin membasahi tenggorokan akan membuat radang menyusut dan menyebuhkan radang.

Itulah 5 cara mengobati sakit tenggorokan secara alami dan cepat. Pilih salah satu yang menurut Anda paling mudah. Semoga bemanfaat dan menyembuhkan radang tenggorokanmu.

 http://forum.detik.com/cara-alami-mengobati-radang-tenggorokan-t1582133.html?query-string&_ga=2.227628315.74706000.1504067505-1934303870.1504067504

Kenali, Ini Berbagai Penyebab Rusaknya Tulang Rawan di Lutut

Jakarta, Kerusakan tulang rawan pada lutut bisa memengaruhi kualitas hidup seseorang, salah satunya berjalan pun jadi sulit. Lalu, apa saja sih penyebab terjadinya kerusakan tulang rawan pada lutut?

Dr dr Basuki Supartono, SpOT, FICS, MARS mengatakan kerusakan tulang rawan pada lutut bisa terjadi karena berbagai hal, di antaranya trauma dan beban. Kedua hal tersebut dikatakan dr Basuki tak hanya bisa merusak tulang rawan, tapi juga jaringan lain di sendi lutut.

dr Basuki menjelaskan kerusakan tulang rawan akibat trauma biasanya terjadi karena benturan (trauma) benda tumpul yang berlangsung terus-menerus. Nah, proses ini menyebabkan gangguan keseimbangan biologis tulang rawan.

"Gangguan keseimbangan biologis menyebabkan kerusakan pada sel kondrosit, hilangnya zat proteoglikan dan munculnya jaringan kolagen yang tidak normal. Hal ini menyebabkan kerusakan pada tulang rawan," kata dr Basuki, dikutip dari bukunya yang berjudul 'Penyembuhan Gangguan Sendi Lutut'.

Penyebab lain yakni beban atau faktor mekanik dikatakan dr Basuki biasa terjadi pada kondisi sendi lutut yang tanpa tekanan atau sebaliknya, mendapat tekanan berlebihan. Kondisi tanpa tekanan yang memicu kerusakan tulang rawan biasa terjadi pada sendi lutut yang tidak digerakkan sehingga menyebabkan terhambatnya interaksi jaringan penyangga dengan sel kondrosit.

Sementara, tekanan berlebihan biasanya terjadi pada orang yang mengalami kegemukan (obesitas), sedang hamil, dan melakukan pekerjaan dengan beban seperti pekerja tambang. Tekanan tersebut menyebabkan stres mekanik dan memicu kerusakan pada tulang rawan sendi.

"Tekanan lain misalnya aktivitas high impact, seperti naik-turun tangga, olahraga lari, maraton, taekwondo, dan tenis," ucap pria yang juga pembina Bulan Sabit Merah Indonesia ini.

 https://health.detik.com/read/2016/12/16/090410/3372750/763/kenali-ini-berbagai-penyebab-rusaknya-tulang-rawan-di-lutut

Patah Tulang Tidak Harus Diatasi dengan Pasang Pen

Jakarta, Angka kejadian patah tulang di Indonesia meningkat dari waktu ke waktu. Patah tulang dapat terjadi akibat kecelakaan lalu lintas, kecelakaan rumah tangga, kecelakaan kerja, kecelakaan olahraga, proses penuaan (degeneratif), dan suatu penyakit. Namun penanganan kasus ini tidak harus dengan memasang pen.

Patah tulang yang terjadi pada tulang panjang (lengan dan tungkai), pada umumnya sangat mudah dikenali. Terdapat 3 'tanda pasti' patah tulang yakni perubahan bentuk (deformitas), yaitu pemendekan, angulasi, dan rotasi; terabanya gesekan antar tulang (krepitasi); adanya gerakan tulang di tempat yang tidak semestinya dan di luar sendi (false movement)

Meskipun patah tulang yang terjadi pada tulang panjang dapat dikenali dengan mudah, pemeriksaan penunjang awal berupa Rontgen (X-Ray) tetap diperlukan. Hal ini dimaksudkan untuk melihat komposisi patahan tulang sebagai dasar perencanaan tindakan selanjutnya.

Pemeriksaan rontgen juga sangat diperlukan untuk menegakkan diagnosis patah tulang non-tulang panjang, yaitu tulang kepala dan wajah, tulang belakang, tulang dada, tulang panggul dan tulang pendek (telapak tangan dan jari-jemari)

Pemeriksaan penunjang lain yang sering dilakukan pada kasus patah tulang adalah Computed Tomography (CT) Scan dan Magnetic Resonance Imaging (MRI). CT Scan diperlukan untuk memperjelas komposisi patah tulang yang melalui sendi (intra-artikuler). Sedangkan MRI, diperlukan untuk melihat efek patah tulang terhadap jaringan lunak (soft tissue) di sekitarnya, yaitu: syaraf, pembuluh darah, ligament, meniscus, otot, tendon, dan organ-organ dalam tubuh.

Tujuan penanganan patah tulang adalah bukan hanya sekadar menyambung kembali tulang yang patah. Lebih dari itu adalah mengembalikan posisi tulang secara anatomis sehingga tidak menimbulkan komplikasi lanjut dan dapat berfungsi kembali dengan baik.

Setelah tulang dikembalikan ke posisi anatomisnya (reposisi), maka diperlukan alat untuk membantu mempertahankan posisi ini (immobilisasi) selama masa penyembuhan tulang. Pada prinsipnya, alat tersebut harus menjamin bahwa patah tulang yang telah direposisi, terfiksasi dengan stabil dan adekuat. Alat tersebut dapat berupa: pen luar (eksternal fiksasi), pen dalam (internal fiksasi), sekrup, pin, gips, dan brace.

Pertimbangan dokter spesialis orthopaedi dalam menentukan jenis tindakan yang dilakukan pada penanganan patah tulang, adalah usia, pekerjaan/profesi, aktivitas, keadaan umum pasien, jenis patah tulang (terbuka/tertututup), tipe patah tulang (sederhana/ kompleks), lokasi patah tulang (intra-artikuler/ ekstra-artikuler), derajat kerusakan jaringan sekitar, serta lama kejadian dengan penanganan patah tulang.

 http://health.detik.com/read/2013/05/05/122248/2238256/763/indeksfokus

Lutut Berbunyi Saat Ditekuk, Berbahaya Nggak Sih?

Jakarta, Lutut merupakan salah satu anggota tubuh yang penting. Namun, saat ditekuk dan mengeluarkan bunyi tentu akan membuat seseorang merasa khawatir. Berbahaya nggak ya?

Menanggapi hal ini, dokter spesialis spesialis ortopedi dan traumatologi, dr Ghuna Arioharjo Utoyo, SpOT mengatakan kondisi saat lutut berbunyi dinamakan krepitasi. Hal ini terjadi karena beberapa hal.

Ia memberi contoh, misalnya karena gesekan tulang rawan satu sama lain atau kapsul sendi yang sudah mengerut. Selain itu, bisa juga terjadi karena gerakan yang menyangkut pada urat.

"Kapsul yang mengerut dan gerakan yang menyangkut pada urat biasanya nggak menyebabkan sakit. Paling hanya jadi kurang nyaman," kata dr Ghuna saat dihubungi detikHealth baru-baru ini.

Nah, untuk mengatasi hal tersebut, dr Ghuna menyarankan agar seseorang melakukan pemeriksaan ke dokter terlebih dahulu untuk selanjutnya dilakukan fisioterapi. Hal ini dilakukan agar sendi bisa elastis kembali.

Lantas, apakah lutut yang berbunyi merupakan tanda dari radang sendi atau osteoarthritis? Menurut dr Ade Sri Wahyuni SpRM beberapa waktu lalu, bunyi pada lutut belum tentu tanda seseorang mengalami radang sendi.

"Tapi itu adalah gejala awal dari radang sendi. Maka, jika sudah muncul gejala harus dilakukan pelatihan otot," jelas dr Ade.

 https://health.detik.com/read/2017/08/30/095716/3621075/763/lutut-berbunyi-saat-ditekuk-berbahaya-nggak-sih?l992205755

Rabu, 09 Agustus 2017

Sudah Diet Tapi Berat Badan Tidak Turun Juga? Ini 5 Kemungkinannya

Sudah menerapkan diet dan berolahraga tapi berat badan tidak juga mengalami penurunan? Mungkin ada hal-hal penting yang terlupakan.

 1.Kurang minum bisa merusak diet. Tubuh membutuhkan air untuk memecah lemak, hal ini merupakan proses biologis yang cukup penting. Jika tubuh kekurangan air, maka lemak tidak bisa hilang. Hal itu lah yang menyebabkan berat badan tidak kunjung turun walau sudah menerapkan diet dan melakukan olahraga. Selain itu, kekurangan cairan bisa berisiko terkena dehidrasi.

2. Menghindari lemak sehat juga tidak dianjurkan. Menurut sebuah penelitian, lemak sehat lebih baik daripada diet rendah lemak. Karena lemak memang salah satu zat yang dibutuhkan oleh tubuh untuk melakukan serangkaian fungsinya. Jika kekurangan lemak bisa membuat lapar lebih cepat, hal ini lah yang membuat ingin makan lebih sering dan pastinya berat badan tidak akan turun.

3. Mungkin juga, memang belum waktunya kurus. Wanita biasanya menjadikan tubuh ramping orang lain sebagai patokan berat badan yang ideal. Hal itu salah besar! Berat badan ideal berkaitan dengan tinggi badan orang tersebut, dan tidak bisa disamakan dengan berat badan ideal orang lain. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), berat badan ideal itu belum tentu menunjukkan ideal dalam kesehatan pula.

4. Apa hubungannya memusatkan perhatian dengan menurunkan berat badan? Berlatih memusatkan perhatian bisa dengan meditasi. Cukup meluangkan waktu dengan meditasi bisa mengurangi stres dan memperbaiki kesehatan seperti tingkat hormon yang seimbang, terutama kortisol dalam darah mengalami penurunan yang menyebabkan penurunan berat badan pula. Jadi kalau ingin kurus, jangan lupa latihan

5. Protein adalah zat yang penting bagi tubuh. Namun bila tubuh mendapat asupan protein yang terlalu banyak, tubuh akan menyimpannya sebagai cadangan lemak. Lemak yang menumpuk akan menghambat penurunan berat badan. Jadi cukup konsumsi makanan bergizi seimbang.

 https://health.detik.com/readfoto/2017/08/08/175426/3591327/1406/5/sudah-diet-tapi-berat-badan-tidak-turun-juga-ini-5-kemungkinannya#viewfoto

Selasa, 08 Agustus 2017

Ini Bedanya Nyeri Punggung dan Nyeri karena Ginjal

Jakarta, Nyeri punggung dan nyeri karena gangguan pada ginjal memang akan sama-sama membuat area belakang terasa sakit. Tapi, ada cara untuk membedakan kedua jenis penyakit tersebut.

Nyeri punggung perlu diketahui bisa disebabkan oleh berbagai hal seperti misalnya peradangan, otot yang robek, atau bisa juga karena stres. Begitu pula gangguan pada ginjal yang bisa terjadi karena sejumlah hal seperti infeksi dan peradangan.

Dirangkum dari berbagai sumber, nyeri punggung biasanya terasa sakit di bagian belakang saja karena yang bermasalah adalah bagian otot atau saraf. Berbeda dengan nyeri karena masalah ginjal, rasa sakit terjadi di area pinggang belakang bagian bawah.

Perbedaan lainnya, rasa sakit yang dirasakan oleh orang dengan nyeri punggung biasanya akan semakin buruk jika terlalu banyak bergerak. Namun, untuk kasus seperti kakunya otot karena tidak digunakan terlalu lama (pemulihan dari kecelakaan), bergerak justru dianjurkan.

Sedangkan untuk pasien dengan penyakit ginjal, rasa sakit akan berlangsung terus menerus dan biasanya terasa sakit di bagian pinggang samping atau depan.

Selain itu, semua jenis penyakit yang berhubungan dengan ginjal juga biasanya disertai oleh gejala lain misalnya demam, mual dan muntah.

Nah, seperti itu kira-kira perbedaannya. Akan tetapi, untuk hasil yang lebih pasti, lakukan pemeriksaan ke dokter ya untuk mencari tahu apa yang sebenarnya sedang Anda alami.

 https://health.detik.com/read/2017/08/09/083448/3591825/763/ini-bedanya-nyeri-punggung-dan-nyeri-karena-ginjal?l992205755

Konsumsi Serat, Percepat Pembuangan Kolesterol Tubuh

VIVA.co.id – Serat pangan sangat dibutuhkan oleh tubuh sebagai proses mengeluarkan zat-zat yang tidak bermanfaat di dalamnya. Terlebih, serat yang dikonsumsi, dapat menekan keinginan untuk makan berlebihan sehingga berat badan dapat dikontrol.
Anjuran kebutuhan serat tiap orang, disarankan sebanyak 25-30 gram per harinya. Kebutuhan serat sendiri, biasanya didapatkan dari jenis makanan karbohidrat, sayur mayur, dan buah yang dikonsumsi sehari-hari.
"Serat pangan dapat ditemukan dalam sayur dan buah serta karbohidrat kompleks yang mengandung oligosakarida. Pada kandungan oligosakarida, berfungsi baik dalam menekan kadar gula darah tetap normal," ujar spesialis penyakit dalam, dr Hardianto Setiawan Ong, SpPD-KGEH, dalam peluncuran FiberCreme, di Plaza Senayan, Jakarta, Selasa 8 Agustus 2017.
Dilanjutkan Hardianto, peran diet tinggi serat, dapat mengontrol rasa kenyang dan selera makan. Dengan begitu, dapat mengurangi keinginan makan berlebihan, sehingga menjaga berat badan, gula darah, dan lemak darah tetap stabil.
"Serat dari oligosakarida juga mampu menyerap kolesterol untuk dibuang dari tubuh. Selain itu, serat juga melancarkan proses buang air besar dan melunakkan feses dengan mudah," paparnya.
Bahkan, kata Hardianto, efek jangka panjang serat bagi tubuh, sangat baik. Serat terbukti dapat mengurangi peradangan pada sistem pencernaan. Sebab, serat dapat melunakkan feses yang artinya menurunkan risiko gesekan berlebihan di usus.
"Dengan memudahkan pembuangan feses, menurunkan peradangan pada usus. Sehingga risiko tumor usus dapat ditekan.”
Meski demikian, anjuran serat yang dibutuhkan, sebaiknya tidak berlebihan. Rasa nyeri pada area perut dapat meningkat, akibat serat yang terlalu banyak, menyebabkan pergerakan usus semakin banyak.

 http://www.viva.co.id/gaya-hidup/kesehatan-intim/944314-konsumsi-serat-percepat-pembuangan-kolesterol-tubuh

Menggenggam Jari, Terapi Sederhana Melepas Stres

VIVA.co.id – Saat beraktivitas, tentunya tangan memiliki peran penting menyelesaikan berbagai tugas. Namun, siapa sangka, tangan juga berfungsi menjaga kestabilan kesehatan Anda dengan cara yang cukup unik.
Dilansir dari laman Reader's Digest, peneliti menemukan bahwa reflexology, atau memberi penekanan pada area tangan tertentu, atau aktif mengenggam area tangan tertentu, memberi manfaat baik untuk kesehatan tubuh dan pikiran. Terinspirasi dari salah satu pose yoga, Surya Mudra, di mana dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan sistem pencernaan dan metabolisme, serta menurunkan suhu tubuh dan menekan nafsu makan.
Pernah melihat posisi jari seseorang saat melakukan yoga? Kurang lebih, posisi jari yang dilakukan cukup sama. Caranya mudah, cukup dengan menggunakan ibu jari untuk menekan jari manis di tangan yang sama, dan membiarkan tiga jari lainnya bebas tegap.
Selain itu, cara lain dengan menggunakan tangan yang berbeda, bisa membantu mengurangi nyeri dan sakit kepala. Dengan bantuan ibu jari yang menekan jari tertentu selama lima menit, membantu menjaga kestabilan mood tubuh.
Jika Anda merasa takut, biarkan ibu jari menggenggam jari telunjuk dari tangan yang lainnya selama lima menit. Lakukan hal yang sama pada jari lainnya, saat merasa marah, genggam jari tengah. Kemudian, saat merasa sedih, disarankan genggam jari manis dan saat stres, sebaiknya genggam jari kelingking.
Nah, telapak tangan juga bisa menyalurkan kesehatan tubuh. Caranya juga cukup sederhana. Pijat secara memutar area telapak tangan, sambil menarik napas panjang. Hal ini diyakini dapat mencegah mual, stres, diare, dan konstipasi.

 http://www.viva.co.id/gaya-hidup/kesehatan-intim/944426-menggenggam-jari-terapi-sederhana-melepas-stres